Tentangku, tentangmu, tentang kita.
Tentang aku dan kamu yang saling tau dan
mengerti, sama - sama tau ada sesuatu dihati, aku menatapmu dengan tatapan
mendalam, aku percaya disana ada cinta, tertahan dalam hati, menjalani kisah
yang tak jelas dimana ujungnya, memulai suatu cerita tanpa memikirkan akhir,
sungguh diluar nalarku jika aku bisa melakukan ini.
Tentang kita yang takut disakiti dan menyakiti.
Tentang kita yang tidak punya keberanian untuk
saling memiliki.
Tentang kita yang memutuskan untuk saling bersama,
walau tak beriringan, walau tak saling menggenggam tangan.
Aku tau, diluar sana beberpa wanita mungkin
bangga mengejar cintamu, dan itulah cara mereka, tapi tidak denganku, aku
mencintaimu dengan caraku sendiri, bahkan sebelum kamu merasakanya, aku sudah
lebih dulu merasakan itu tanpa sepengetahuanmu dan hampir saja aku menyerah
sebelum akhirnya kamu datang mengungkapkan semua.
Aku fikir rasaku takan pernah berbalas, diluar
kekuasaanku diluar dugaan dan disaat aku ingin melupakanmu ternyata tuhan punya
rencana lain, walau semua kujalani dalam ketidakpastian hanya karna aku tidak
ingin kehilanganmu.
Kekasih dalam ketidakpastianku, dengarlah ini.
Tak pernah aku seberani ini sebelumnya.
Kekasih dalam ketidakpastianku,
Kumpulkanlah keberanianmu untuk menjalani sesuatu
yang lebih pasti denganku, jangan takut sayang. kita hanya butuh sedikit
keberanian, tidak banyak, berani untuk saling bertahan dan mempertahankan,
saling yakin dan mayakinkan.
Kekasih dalam ketidakpastianku,
Terimakasih atas perasaan yang kau ungkapkan
sebenar - benarnya padaku.
Terimakasih untuk setiap peluk yang kau lepaskan.
Terimakasih untuk semua kejujuranmu.
Dan Terimakasih untuk ketidakpastian yang kau
berikan padaku.
Kekasih dalam ketidakpastianku,
Semoga kamu tidak memilih berlari bersama
seseorang yang lain.
Semoga.
Yang mengharapkan kepastianmu - Aku




0 komentar:
Posting Komentar